Blogger Widgets

Kamis, 12 Februari 2015

ALIRAN ALIRAN PENDIDIKAN



ALIRAN –ALIRAN PENDIDIKAN
GERAKAN PEMBAHARAN PENDIDIKAN DEVELOPMENTALISME

A.  ORIENTASI UMUM
1.    Batasan
a)    Developmentalisme merupakan perkembangan lebih lanjut Naturalisme Romantik dari Rosseau,yang menganjurkan pendidikan alam dalam arti:
1)        Pendidikan sesui dengan alam ,yaitu pendidikan yang mengembangkan pembawaan atau bakat anak yang pada dasarnya adalah baik.
2)        Pendidikan Negatif ,yaitu pendidikan yang tidak ditjukan ntuk mempersiapkan hidup dalam masyarakat yang ada ,tetapi mempersiapkan diri untuk menghadapi kondisi kondisi masyarakat yang tidak menguntungkan.
3)        Pendidikan yang berlangsung dalam alam, yaitu pendidikan yang dilaksanakan didalam kehidupan fisik dan sosial yang wajar.
b)      Developmentalisme adalah paham yang mencoba menerapkan prinsip-prinsip naturalisme Romantik Rousseau atau pendidikan alam disekolah.
2.    Karakteristik
a.    Pendidikan adalah pengembangan pembawaan (nature)yang disertai oleh asuhan yang baik(nature)
b.    Pendidikan didasarkan pada studi tentang karakteristik perkembangan anak melalui observasi dan eksperimen
c.    Perbaikan pendidikan lebih ditekankan pada metode metode mengajar,pendidikan guru,dan pehamanan tentang karakteristik proses pendidikan yang lebih baik
d.   Pengembangan pendidikan mengutamakan perbaikan pendidikan dasar
e.    Pengembangan pendidikan mengtamakan pada pengembangan pendidikan universal
3.    Tokoh
Pestalozzi,Herbert,Froebel,Stanley Hall.

B.       PESTALOZZI DAN PESTALOZZIANISME

1)      Tokoh Pestalozzi (1746-1827 )

a.      Pestalozzi adalah tokoh pertama yang dipengaruhi oleh Rosseau yang mencoba, ia katakan sendiri , mempsikologikan pendidikan (to psychologize education).
b.      Perjalanan hidupnya
Ia dilahirkan di Zurich.Ayahnya seorang dokter meninggal pada waktu ia masih berusia lima tahun. Kasih sayang ibunya berkesan dan mempengaruhi pemikirannya tentang pendidikan. Ia mendapat pendidikan disekolah dasar,sekolah latin,serta colegium Humanitatis dan Collegium Carolium.
c.       Percobaan di Neuhop (1774-1780 )
Ia mendirikan pertanian di Neuhop, dalam rangka mewujudkan anjuran rousseu untuk hidup mendekati alam. Percobaan ini gagal karena kesulitan keuangan.
d.      Masa menulis buku(1780-1798)
Karena kegagalannyadalam percobaan neuhop, ia menyerahkan kegiatannya dalam menulis buku-buku tentang pendidikan dan reformasi sosial.
e.       Percobaan disekolah dasar
Percobaan-percobaan metode-metode mengajar dilaksanakan disekolah dasar, ditiga tempat yaitu : stanz, burgdorf, dan Yverdun. Di stanz didirikan untuk sekolah anak yatim piatu. Percobaan di burgdorf (1799-1804) dibantu oleh pemerintah ia mendirikan sekolah guru, dan mencobakan metode peragaan dalam pengajaran bahasa, geografi, berhitung, dan pengetahuan alam. Percobaan di Yvrdun sekolahnya mendapat perhatian yang sangat besar dari guru-guru dan orang di Eropa. 2)      Dasar filosofis


a.       Naturalisme
Ia menyatakan bahwa manusia didorong oleh kebutuhan-kebutuhannya, dapat menemukan jalan menuju kebenaran tidak dimana pn jga ,tetapi didalam khususnya sendiri.
b.      Realisme Kritis
Pengetahuan yang benar diperoleh tidak hanya diperoleh melalui pendirian semata(jocke),tetapi melalui persepsi pendirian.
c.       Protestanisme
Cenderung pada meleburkan keimanan formal dalam kebaikan hati dari kesadaran diri pribadi mansia tentang tuhan.
d.      Philantropisme
Gerakan yang mencintai atau menyayangi sesama manusia.
3)    Teori Pendidikan
a.       Fungsi Pendidikan
1)   Pendidikan adalah alat untuk mengadakan reformasi masyarakat.
2)   Fungsi pendidikan adalah menghilangkan segala sumber penderitaan rakyat.
3)   Pendidikan pada akhirnya harus ditujkan pada upaya mewujudkan sebuah masyarakat yang ditandai adanya keluhuran budi dalam diri individu.
4)   Prinsip –prinsip pengembangan pendidikan dalam memperbaiki masyarakat:
Ø Semua pembaharuan yang sesungguhnya harus dimulai dari perbaikan individu dan bukan dari masyarakatnya.
Ø Individu dapat meningkatkan hanya dengan cara meletakakan kedalam genggamannya kekuatan untuk dapat menolong dirinya sendiri.
Ø Satu satunya cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan adalah melalui proses pengembangan.
b.      Tujuan Personal Pendidikan
Perkembangan secara harmonis dari semua potensi yang terkandung dalam diri setiap individu.
c.       Kurikulum
1)   Pendidikan intelektual atau latihan berfikir yang dilakukan dengan    berdasarkan prinsip-prinsip:
a)        Dari pengalaman yang sederhana menuju kepada pengalaman yang komplek
b)        Dari pengalaman yang konkrit menuju kepada pengalaman yang abstrak.
c)        Dari kegiatan sendiri, baik dalam menangkap dan memasukan pengetahuan(impresi) maupun dalam menyatakan apa ada dalam dirinya(ekspresi)
2)      Pendidikan moral dan religius atau latihan emosi.
3)      Pendidikan industri atau latihan kecekatan tangan.
d.      Metode Pendidikan
1)        Pendidikan adalah perkembangan yang harmonis antara akal (intelektual), hati (moral), dan tangan (keterampilan)
2)        Pendidikan umum mendahului pendidikan keterampilan
3)        Pendidikan lebih mengutamakan pengembangan kemampuan daripada penguasaan pengetahuan
4)        Kemampuan anak muncul dari dalam
5)        Pendidikan berlangsung secara bertahap sesuai dengan tahap-tahap perkembangan
6)        Pendidikan mengikuti tatanan alam (the road nature).
e.       Pelajar
Anak adalah “human plant” atau tanaman yang mempunyai potensi-potensi kemanusiaan, yang pada dasarnya adalah baik.
f.       Guru
Peranan guru adalah mengenali dengan baik potensi-potensi anak  dan perkembangannya secara empiris, sehingga dapat menjadi “tukang kebun” dari human plant.
   

4.    Pestalozzianisme
a.       Pestalozzi diakui sebagai tokoh yang melahirkan gagasan gagasan besar tentang pendidikan pada zamannya, sehingga tidak heran apabila ia menerima banyak penghargaan dari berbagai negara.
b.      Pengaruh pestalozzi
Pengarh reformasi pestalozzi terhadap pendidikan tersebar di Eropa(jerman,perancis, inggris, Rusia, Italia,spanyol, polandia) dan juga amerika serikat .


C.HERBART DAN HERBARTIANISME
1. Tokoh Herbart (1776-1841 )
a.    Ia melanjutkan gagasan pestalozzi tentang mempsikologikan pendidikan dengan jalan menyusun pedagogik pendidikan.
b.    Perjalanan hidupnya
Johan Friedrich Herbart dilahirkan di Oldenburg dari keluarga terpandang dan terpelajar.
c.    Karier dan karyanya
Setelah tiga tahun di Universitas jena (1794-1797) ,atas saran ibunya ,ia menjadi tutor bagi tiga anak Gubernur Interlaken, Switzerland.
2. Dasar Filosofis
a.       Naturalisme
Ia adalah seorang naturalis, antara lain terlihat pada pandangannya.
1)   Teori tahap –tahap perkembangan Budaya (Culture-epoch theory)
2)   Seorang manusia yang baik memerintahkan dirinya sendiri.
3)   Jiwa debekali suatu kemampuan khusus untuk mereaksi terhadap hal-hal yang ada di lingkungannya.
b.      Realisme kritis (Kritisisme)
Dalam perselisihan antara rasionalisme dengan empirisme, Herbart suatu jalan tengah.
c.       Humarisme baru
Faham yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia.
3. Teori pendidikan
a.       Orientasi umum
Pendidikan sebagai ilmu, mendasarkan prinsip- prinsip pada etika dan psikologi. Psikologi memberinya konsep-konsep tentang karakteristik kehidupan kejiwaan yang menjadi dasar metode pendidikan.

b.      Tujuan Pendidikan
1.      Tujuan terakhir pendiidkan adalah individu yang berkarakter atau bernormal, yaitu individu yang memiliki kebebasan , kesempurnaan,kemauan baik, kebenaran, dan kesamaan.
2.      Individu yang berkarakter atau bernormal hanya dapat terwujud dengan cara mengembangkan individu untuk memiliki minat yang luas bercabang-cabang.
3.      Minat adalah sesuatu kecenderungan batin yang menyebabkan bertahannya objek pemikiran dalam kesadaran, atau kembalinya objek pemikiran dalam kesadaran.
c.       Prinsip dan Metode Pendidikan
1)   Prinsip Daur pemikiran
Bagi herbart, pendidikanan bukanlah sebuah proses membimbing atau mengembangkan kegiatan –kegiatan ana,tetapi penyajian tentang obyek-obyek ,gagasan-gagasan, konsep-konsep ,pertimbangan-pertimbangan.
2)    Prinsip apresiasi
Bagaimana faktor-faktor pemikiran dihubungkan secara erat atau renggang,
3)    Prinsip tahap perkembangan
Perkembangan individu merupakan pengulangan kembali dari perkembangan ras manusia.
4)    Prinsip konsentrasi dan korelasi
Konsentrasi adalah penyerapan dengan perhatian yang sepenuhnya terhadap suatu kesatuan gagasan dan menolak turut sertanya minat-minat yang lain.
5)   Metode pendidikan
Herbat menyatakan metode pendidikan yang terdiri atas lima langkah formal dalam mengajar yaitu
a)      Persiapan
b)      Penyajian
c)      Asosiasi
d)     Generalisasi
e)      Aplikasi
6)   Kehidupan jiwa terbentuk oleh gagasan-gagasan yang membentuk daur pemikiran.
7)   Pelajar
a)      Jiwa dibekali dengan suatu kemampuan khusus untuk bereaksi terhadap hal-hal yang ada dalam lingkungan, dan melalui proses penyajian ,teralamilah hubungan antara kemampuan-kemampuan dengan kenyataan.
b)      Ada tiga fungsi kejiwaan yang utama yaitu mengetahui ,merasakan ,dan berkemauan. Jiwa yang berfungsi mengetahui disebut pikiran. Sedangkan jiwa yang berfungsi merasa dan berkemauan disebut hati atau kecenderungan.
c)      Arus kesadaran
Kehidupan kejiwaan terbentuk serangan pernyataan-pernyataan gagasan yang terus muncul dalam kesadran dan kemudian tersingkir oleh lain.

d.      Pengajar
Guru mempunyai peranan –peranan sebagai berikut:
1)      Memahami karakteristik kehidupan jiwa anak
2)      Menyajikan gagasan –gagasan dengan mempergunakan lima tahap formal dalam mengajar.
4.    Herbartianisme
a.       Ia dipandang sebagai bapak ilmu pendidikan modern. Yang terutama berkembang di Eropa daratan. Ia sebagai tokoh yang mendorong berkembangnya psikologi pendidikan.
b.      Pentingnya pengajaran sekolah dalam mengembangkan karakter atau moral dan perlunya lebih menekankan pada upaya-upaya pendidik yang tepat daripada hanya sekedar pemekaran kapasitas-kapasitas anak dalam mencapai tujuan pendidikan.
c.       Penyebaran gerakan herbartinime di Eropa dan Amerika Serikat.
Gerakan herbartinisme di Jerman dipelopori oleh Turkon Ziller, Wilhelm Rein. Sedangkan gerakan di Amerika Serikat dipelopori oleh Charles De Garmo.

D.  FROEBEL DAN FROEBELLIENISME
1.      Tokoh froebel
a.       Jenis pendidikan yang dalam abad 19 disebut pendidikan baru , terutama didasarkan pada karya tiga orang tokoh, yaitu pesta Lozzi sebagai pembaharu, herbat sebagai pemikir dan froebel mengadakan studi terhadap sebagian besar bidang-bidang pemikiran yang berbeda-beda.
b.      Perjalanan hidupnya
Ia dilahirkan di Oberwaisbach, Jerman Selatan. Ayahnya seorang pastur diwilayah gereja yang luas, terlalu sibuk dengan pekerjaannya, kurang mempunyai naluri kebapakan. Ibunya meninggal dunia sewaktu Froebel baru berusia 9 bulan. Ia mengalami hidup normal sebagai seorang anak laki-laki dan mengikuti sekolah diwilayah gereja yang dipimpin oleh pamannya.
c.       Penyelidikan ilmiah
Tidak puas dengan prinsip-prinsip dan praktek praktek pendidikan peztalozzi, ia memutuskan suatu langkah baru dan radikal.
d.      Karya-karyanya
Melalui suatu percobaan pendahuluan, ia kemudian mendirikan sebuah sekolah untuk anak laki-laki di kielhan,
2.    Dasar Filosofis
Teori pendidikan Froebel bersumber pada sistem Filsafat Realisme Spiritualisme atau Filsafat Evolusi Organismik
a.       Panentheisme
Segala sesuatu ada dalam tuhan dan merupakan suatu pernyataan dari kemauan mencipta dari tuhan.
b.      Kesatuan atau bagian keseluruhan
Sesuatu adalah sebuah kesatuan bagi dirinya sendiri, dan bagian dari sebuah keseluruhan.

c.       Teori umum perkembangan
Dalam alam semesta ini terjadi perkembangan yang berlangsung secara berangsur-angsur dari kondisi yang sederhana menuju pada kondisi yang paling kompleks atau sempurna,
d.      Hukum perkembangan
Evolusi organik yang terjadi dalam alam semesta ini mengikuti hukum :aksi, reaksi, dan keseimbangan.
e.       Perkembangan manusia
Dalam perkembangan alam semesta, manusia adalah hasil terakir dan paling sempurna. Sumber asal dari segala tenaga mencipta adalah rohanian (spiritual) makan manusia memadukan tenaga kejiwaan atau psikologis dengan tenaga fisik.
f.       Perkembangan kejiwaan dan kerohanian
Perkembangan kehidupan batin manusia, kejiwaan dan kerohanian.
g.      Teori rekapitulasi budaya
Perkembangan individu merupakan pengulangan perkembangan ras manusia.
h.      Perkembangan manusia melalui tahap-tahap perkembangan
Perkembangan manusia bertahap dan berkelanjutan, tidak ada perkembangan yang mendadak.
i.        Hakikat manusia
Tuhan menciptakan manusia menurut gambaran tuhan sendiri. Tuhan menciptakan manusia dalam bentuk tubuh yang dibekali dengan roh, yang pada waktu lahir roh masih tersembunyi dalam tubuh, dan belum berfungsi penuh.tujuan dari keselurahan aktivitas manusia mencipta adalah mencapai persatuan dengan tuhan(roh).sifat manusia adalah dinamis dan produktif, dan tidak hanya menerima atau menyerap pengetahuan dari luar.
Pendidikan berfungsi memberikan bantuan agar sifat-sifat dinamis dan produktif yang ada dalam diri manusia dapat diwujudkan dalam bentuk aktivitas-aktivitasnya dalam kehidupan.

3.    Teori pendidikan
a.       Tujuan pendidikan
Pendidikan hendaknya ditujukan untuk mencapai keselarasan dengan prinsip dasar tentang perwujudan diri melalui kegiatan sendiri dalam kehidupan. Kehidupan yang harus dicari adalah kehidupan dan budaya yang sempurna, yaitu  kehidupan dengan segala aspeknya, serta keselarasan yang terdapat didalamnya.
b.      Metode pendidikan
1)      Pengarahan kegiatan sendiri
Semua perkembangan yang asli bersumber pada kegiatan spontan dalam dirinya sendiri.
2)      Permainan sebagai pernyataan diri( self expression)
Froebel adalah pendidik pertama yang memandang dengan benar tentang fungsi permainan dalam perkembangan anak 
3)      Menggambar
Kegiatan lain yang sangat penting dalam tahap perkembangan anak adalah menggambar.mengambar dalam kehidupan anak merupakan bahasa atau bentuk ekpresi antara persepsi tentang sesuatu hal dengan simbol-simbol tertulis.
4)      Ritme dan kegiatan-kegiatan yang bersifat penghalusan
Froebel adalah pendidik yang memberikan penilaian budaya yang sangat tinggi terhadap ritme sebagai dasar bahasa dan musik,serta sifat-sifat moral yang sangat penting seperti persahabatan ,moderat dan pengendalian.
5)      Alat-alat pendidikan
Froebel adalah pendidik pertama yang menciptakan alat-alat mengajar yang sistematik, yang digunakan sebagai sarana bagi anak untuk mengekpresikan kegiatan-kegiatanya.

c.       Kurikulum
Kegiatan-kegiatan ini adalah eksperi-ekpresi yang diperlukan bagi kehidupannya yang wajar sebagai organisme.

d.      Pelajar
Anak adalah tanaman insani yang dapat tumbuh menjadi makluk rohaniah.

e.       Pengajar
Memahami khuluk anak secara ilmiah.

4.    Froebelianisme
a.       Seperti herbart, froebel adalah seorang ilmuwan pendidik yang memadukan aspek filosofis dan psikologis dalam pendidikan.
b.      Manusia masih tetap berada dalam proses perkembangan, dan pendidikan adalah alat yang penting untuk menghadapi evolusi dimasa mendatang.
c.       Penyebaran gagasan froebel
1.      Penyebaran di Eropa
a.       Pendirian Kindergarten di Eropa daratan dan di Inggris.
b.      Boroness von Bulow mendirikan “Froebel Union”, 1867, yang menyebarkan gagasan-gagasan Froebel melalui jurnal dan sekolah-sekolah latihan.
2.      Penyebaran di Amerika Serikat
a.       Pendirian Kindergarten, yang pertama kali di USA di Boston oleh Elizabeth Peabody, 1860, dan sekolah latihan untuk guru-guru Kindergarten, 1869.
b.      Berkembangnya gerakan latihan pekerjaan tangan, dan yang diperkenalkan pertama di sekolah menengah, dan pergerakan berkembang cepat setelah 1880.
c.       Gagasan Froebel dipergunakan di SD. Gerakan ini dipelopori oleh Francis W. Parker, Froebelanisme mendorong berkembangnya gerakan Progresivisme pendidikan di USA, yang berpengaruh luas terhadap dunia pendidikan USA.

0 komentar:

Posting Komentar