Blogger Widgets

Jumat, 21 Februari 2014

CARA BELAJAR YANG BAIK



Cara Belajar yang Baik


Bulan-bulan ini merupakan bulan mendekati ujian semester bagi siswa SMP maupun SMA. Tentunya orang tua lebih memperhatikan dan menerapkan cara belajar yang  baik bagi anaknya agar mendapat hasil belajar yang memuaskan. Para guru pun juga senantiasa menghimbau kepada siswa-siswanya untuk lebih meningkatkan belajarnya agar siswa bisa mengerjakan ujian semester dengan baik. Tentunya dengan memberikan tips cara belajar yang baik.


Untuk bisa pandai dan pintar pastinya harus giat dan tekun belajar. Bagaimana cara belajar yang baik efektif dan tepat untuk murid/siswa. Kapan waktu yang tepat agar hasilnya juga maksimal.
Setiap orang bisa menentukan sendiri kapan waktu yang paling tepat untuk belajar. Apakah memilih pagi, sore atau mala hari. Semua sesuai dengan kondisi yang ada. Sebaiknya cara belajar yang baik di lakukan setiap hari, walaupun dengan waktu yang tidak lama. Misalnya 1 atau 2 jam setiap hari.
Banyak sekali murid-murid sekolah saat ini belajar ngoyo hanya jika ada ulangan atau ujian. Waktu yang paling tepat untuk belajar bisa di sesuaikan dengan mood dan toleransi tubuh kita. Tidak harus setiap malam. Kalau kita jam 8 atau jam 9 malam sudah merasa mengantuk bisa memilih waktu sore atau sehabis maghrib.

KISAH ISLAMI



''Aku Tidak Lebih Dulu Kesurga'' 


Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak  manusia  berada disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah aku tidak mau mengira-ngira.
Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku. "Inilah yang disebut Padang Mahsyar," suaranya begitu menggetarkan jiwaku. "Bagaimana ia bisa tahu pertanyaanku," batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari perlindungan dari seseorang yang kukenal.

Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu, terdengar suara menggema. Aku baru sadar, inilah hari penentuan, hari dimana semua manusia akan menerima keputusan akan balasan dari amalnya selama hidup didunia. Hari ini pula akan ditentukan nasib manusia selanjutnya, surgakah yang akan dinikmati atau adzab neraka yang siap menanti
Aku semakin takut. Namun ada debar dalam dadaku mengingat amal-amal baikku didunia. Mungkinkah aku tergolong orang-orang yang mendapat kasih-Nya atau jangan-jangan .........

Aku dan semua manusia lainnya masih menunggu keputusan dari Yang menguasai hari pembalasan. Tak lama kemudian, terdengar lagi suara menggema tadi yang mengatakan, bahwa sesaat lagi akan dibacakan daftar manusia-manusia yang akan menemani Rasulullah SAW di surga yang indah. Lagi-lagi dadaku berdebar, ada keyakinan bahwa namaku termasuk dalam daftar itu, mengingat banyaknya infaq yang aku sedekahkan. Terlebih lagi, sewaktu didunia aku dikenal sebagai juru dakwah. "Kalaulah banyak orang yang kudakwahi masuk surga, apalagi aku," pikirku mantap.

PENGERTIAN KKPI



KKPI merupakan singkatan dari Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi. KKPI adalah salah satu mata pelajaran adaptif yang diberikan kepada semua bidang keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (Kurikulum SMK, 2004). Sedang pada SMU dan SMP dikenal dengan nama mata pelajaran TIK. Mata pelajaran ini sebagai dasar pengetahuan teknologi informasi, dengan demikian generasi masa depan dapat mengikuti derap perkembangan global. KKPI sebagai upaya agar setiap insan anak bangsa “melek teknologi dan melek informasi”.
Agar generasi masa depan dapat mengikuti derap perkembangan global, kita harus mengupayakan agar setiap insan anak bangsa melek informasi. Oleh karena itu mereka perlu dibekali dengan kemahiran minimal, yaitu mengoperasikan komputer untuk ‘mengelola’ informasi.

1. KKPI adalah kemampuan minimal yang harus dibekalkan kepada Insan Indonesia (siswa SLTA atau sederajat) agar mampu menggunakan komputer sebagai alat bantu untuk mengelola informasi adalah sebagai berikut :
a. Mengoperasikan Komputer
    • Menghubungkan seluruh komponen komputer dengan kabel penghubung sehingga dapat dihidupkan/dinyalakan dan dapat berfungsi.
    • Menghidupkan/menyalakan perangkat komputer.
    • Membuka dan menutup/mematikan program aplikasi pengolah kata, pengolah angka / bilangan, dan pembuat paparan.
    • Mengetik dengan 10 jari.
b. Mengelola Informasi
    • Mencari informasi.
    • Mengelompokkan, mengklasifikasikan, menyimpan.
    • Mengambil kembali informasi tersebut.
    • Mengemas menjadi informasi baru.
    • Menyusun menjadi bahan paparan.
    • Memaparkan atau mempresentasikan informasi.
    • Melakukan koneksi ke internet.
    • Bekerja menggunakan internet untuk mencari, mengumpulkan, dan merekam informasi.
2. KKPI akan terus dikembangkan, sejalan dengan perkembangan kompetensi tamatan SLTP atau sederajat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

3. KKPI adalah paradigma masa depan, bukan paradigma sekarang atau masa lalu. KKPI adalah satu bentuk kepedulian pengembang IT Depdiknas untuk mempersiapkan anak bangsa agar “siap hidup di jamannya”.
Sejalan dengan perkembangan informasi dan teknologi, maka kemampuan minimal yang harus dibekalkan kepada siswa SMK agar tidak ketinggalan dalam dunia Teknologi Informasi dalam penggunaan komputer sebagai alat bantu untuk :
  • Mencari Informasi.
  • Mengelompokkan, Mengklasifikasikan, Menyimpan
  • Mengambil kembali informasi tersebut
  • Mengemas menjadi informasi baru
  • Menyusun menjadi bahan paparan
  • Memaparkan atau Mempresentasikan
Maka KKPI akan terus dikembangkan, sejalan dengan perkembangan kompetensi pada SMP, SMU/SMK atau sederajat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi
Copyright © 2011 KKPI | Powered by Blogger

Selasa, 04 Februari 2014

About SMKN 2 Pacitan



Sejarah SMK Negeri 2 Pacitan diawali dengan berdirinya Sekolah Guru Atas pada tanggal 1 September 1959. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya SGA lebih dikenal dengan nama Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dengan alamat di Jalan Veteran No. 15. Dalam perkembangannya, SPG berubah menjadi Sekolah Menengah Ekonomi Atas Negeri (SMEA) Jurusan Akuntansi dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0426/0/1991 Tanggal 15 Juli 1991 “Tentang Pengalihan Sekolah Pendidikan Guru menjadi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau Sekolah Menengah Ekonomi Atas”. Dengan adanya reposisi tentang pengalihan Sekolah Menengah Kejuruan maka SMEA Negeri berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 atau SMK Negeri 2 Pacitan.

SMKN 2 Pacitan adalah salah satu lembaga diklat berstandar Nasional yang berupaya secara terus menerus untuk meningkatkan mutu tamatan atau calon tenaga kerja yang kompeten, kompetitif, berwawasan luas, berperilaku ungggul, beriman, dan bertaqwa sehingga terbentuk pribadi yang mandiri dan tanggung jawab yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut diatas, SMK N 2 Pacitan berupaya terus menerus melakukan pembenahan di berbagai bidang. Bidang tersebut antara lain manajemen, sumberdaya, sarana prasarana, proses belajar mengajar serta unsur-unsur lain yang mempunyai pengaruh kuat terhadap mutu tamatan.
Adapun Program Diklat yang dimiliki oleh SMK Negeri 2 Pacitan adalah sebagai berikut:
1. Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen
2. Bidang Keahlian Pariwisata
3. Bidang Keahlian Pertanian
Visi
Menjadi lembaga diklat berwawasan lingkungan yang menghasilkan tenaga kerja profesional, berkarakter kebangsaan dan berjiwa wirausaha.


Misi
  • Mewujudkan lembaga diklat sebagai Sekolah Unggulan
  • Meningkatkan mutu pelayanan pelanggan melalui pendekatan Sistem Manajemen Mutu
  • Mengembangkan dan mengintensifkan hubungan sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri
  • Menumbuhkan karakter kebangsaan dan jiwa wirausaha
  • Menumbuhkan dan mengembangkan upaya pelestarian lingkungan, pencegahan pencemaran, dan kerusakan lingkungan melalui pembelajaran Pendidikan lingkungan hidup
  • Mengembangkan dan meningkatkan kehidupan bermasyarakat dan beragama